RESOLUSI PBB ALAT MELEGITIMASI KEJAHATAN AGRESI

Pasukan Koalisi terdiri dari Amerika Serikat, Inggris, Perancis, Kanada dan Italia telah melakukan serangan di atas Negara yang merdeka dan berdaulat. Resolusi 1973 Dewan Keamanan PBB yang mengesahkan keputusan zona larangan terbang dan memerintahkan “semua tindakan yang diperlukan” untuk melindungi warga sipil di Libya hanya alat untuk melegitimasi kejahatan agresi. Kami yakin, agresi tersebut bermotifkan penguasaan minyak, sama seperti agresi militer di Afganistan dan Irak yang terbukti saat ini kekayaan minyaknya dikuasai dan dieksplorasi secara besar-besaran oleh perusahaan-perusahaan negara sekutu Amerika.

Kami juga mengutuk keras negara-negara arab yang justru mendukung agresi militer terhadap Libya. Negara yang tergabung dalam Liga Arab seperti:  Jordania, Maroko, Qatar, Uni Emirat Arab (UAE) dan  Arab Saudi dicap sebagai negara penjilat.

Agresi militer pasukan koalisi yang berkedok melindungi warga sipil Libya, kenyataannya justru menimbulkan korban yang cukup besar di kalangan rakyat Libya. Kami menilai, PBB hanyalah boneka Amerika dan sekutunya, sebagai alat untuk melaksanakan hasrat  kekuasaan dan kepentingan ekonomi semata. Selama ini PBB telah menyalahi kewenangannya untuk mengeluarkan Resolusi yang justru melanggar HAM.

Bahwa tindakan agresi militer terhadap bangsa yang merdeka dan berdaulat tidak diperbolehkan kecuali dengan alasan “membela diri (the right of self-defense) sesuai Pasal 51 Piagam PBB”. Sedangkan dalam konteks peperangan di Libya, sebagai pihak yang bersengketa adalah kelompok-kelompok internal di Libya, sehingga Negara asing tidak memiliki kedudukan hukum mengintervensi apalagi menggunakan kekuatan militer secara penuh untuk menyerang.

Berdasarkan hal tersebut Organisasi Advokat Indonesia mendesak agar:

  1. Negara-negara koalisi diseret ke Pengadilan Kejahatan Internasional (ICC) atas kejahatan agresi;
  2. Pemerintah Indonesia bersikap tegas menolak dan mengutuk penyerangan pasukan koalisi atas Libya;
  3. Indonesia keluar dari keanggotaan PBB.

Jakarta, 22 Maret 2011

ORGANISASI  ADVOKAT INDONESIA

 Virza Roy Hizzal, S.H., M.H. 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: